Sejarah Ghowzul Fikr

0Shares
  • Kajian: Satnight
  • Tanggal: 23 November 2019
  • Pembicara: Ust. Ahmad Rofiqi
  • Judul: Sejarah Ghowzul Fikr
  • Tempat: Al Jabbar Jatinangor

Ghowzul Fikr adalah ilmu yang penting untuk memahami suatu konspirasi, suatu agenda, rencana, makar, yang tersembunyi untuk mengalahkan umat islam. Kita berislam untuk level individu, kemudian lebih luas, kehidupan dakwah. Pertempuran antara haq dan batil bukan hanya pertempuran fisik. Bisa juga ide dengan ide yang saling berebut pengaruh dan juga kesempatan untuk mengalahkan. Inilah yang disebut dengan Ghowzul Fikr, atau perang pemikiran.

Yang kita hadapi bukan peralatan tempur, tapi mempunyai tujuan yang sama. Maka zaman sekarang tidak harus perang. Caranya dengan apa? Kalau militer disebut dengan kolonialisme atau penaklukan. Kalau sekarang bisa dengan menaklukan pemikiran, ideologi, akidah, dst.

Dalam surat al araf 16 17, saat allah mengusir setan, ada deklarasi. Ya allah karena engkau telah mengusir, maka kami akang mengintai dalam jalan yang lurus. Aku akan mendatangi mereka dari arah depan, dari arah belakang, dari arah kanan, dari arah kiri. Engkau akan dapatkan ya allah sebagian dari mereka tidak berada dalam golongan yang bersyukur.

Dia tidak akan menggunakan militer, namun dengan bisikan. Mereka membisikan ucapan ucapan yang indah untuk memesona dan menipu daya mereka. Tidak keras, namun halus, sehingga orang tidak terasa. Tidak dilakukan dengan cara yang frontal.

Misalnya saat ini dilakukan dengan membuat film, buku, dll. Yang mereka bisikan kata kata yang indah yang mereka balut dengan multi kulturalisme. Misalnya kesantunan, kesetaraan, toleransi, kemajuan dll. Untuk menipudaya dan menggoda manusia.

Ghawzul fikr bukan terjadi saat ini, tapi sudah dari dulu. Kaum munafik ini tidak datang dengan pasukan, tapi orang kafir lalu menyembunyikan. Ketika ditanya mengenai jangan berbuat kerusakan, mereka akan menjawab bahwa mereka sedang melakukan perbaikan, atau reformasi.

Musa alaihissalam dapat mengalahkan firaun. Tapi setelah selamat, ia tidak bisa lepas dari seseorang bernama samili yang membuat kaum musa menyembah sapi. Samili bisa mengalahkan dakwah nabi musa dalam waktu yang begitu singkat. Hal itu disaksika oleh nabi harun saudara musa.

Demikian pula isa alaihissalam. Isa tidak mempunyai bala tentara. Orang orang Yahudi memprovokasi filatus, seorang romawi di palestina. Ada juga seorang munafik yang mengajarkan trinitas, paulus.

Zaman islam juga ada, islam tidak bisa dikalahkan oleh perang. Tapi diacak acak oleh abdullah bin saba, yang memunculkan Syiah, khwarij, dan … . Lebih kuat pengaruhnya ketimbang tentara musuh yang datang.

Peter the vurnerable 1094 1156, kita tidak menyerangmu dengan perang, tapi dengan kata kata, cinta, dan logika. Pengikutnya Raumond Lull, Samuel Zwemer.

Wilayah pesisir biasanya menjadi islam karena islam banyak melakukan perdagangan. Seperti malaka, demak, samudera pasai, dll. Kalau kristen di tengah tengah karena dibawa masuk oleh penjajah.

Christian Snouck Hurgronje 1857 1936 menyamar menjadi muslim. Dan menjadi ulama. Menulis buku the acehnese tentang budaya aceh dan cara memecahbelahnya.

T. E. Lawrence kaum muslimin di adu domba untuk memecah belah kaum muslimin. Dia menyuap untuk melakukan pemberontakan terhadap turki utsmani. Syarif husein juga disuap.

Turki utsmani dihancurkan melalui serangan dalam. Ia memecah belah dengan mengajak pemberontakan dari muslim yang memiliki ras yang berbeda dengan turki utsmani.

Samuel P. Huntington, penemu perang peradaban. Saat itu buku The Class of Civilization sangat booming. Ditandai dengan adanya runtuhnya komunisme, uni soviet dan runtuhnya tembok berlin.

Setelah berhentinya perang dunia 2, terjadi perang dingin cold war. Ketika perang dingin beres, musuh barat tidak mempunyai lawan lagi. Samuel Huntington mengenalkan bahwa musuh barat yakni islam. Dan dari sanalah, amerika dan barat mulai mengarahkan agenda mereka ke islam. Mulailah sejak tahun 90an, ada banyak sekali agenda agenda perang yang menyudutkan islam. Lalu muncullah konsep islam sebagai agama teror.

Salah satu bentuk Ghowzul Fikr saat ini adalah deradikalisasi. Dia tidak diberi definisi yang jelas dan dipakai untuk menghantam kubu islam. Tidak ada bagian dari mereka yang disebut sebagai radikal. Contoh lainnya pelarangan kata kafir. Ini sangat bahaya, salah satu sisi mendukung kekafiran.

Sarana ghawzul fikr: kampus, lembaga riset, media, entertainment, buku, dll. Tujuannya untuk selularisasi, nativikasi, pemurtadan.

Hadits engkau betul betul akan mengikuti jalan orang orang sebelummu sejengkal demi sejengkal sehasta demi sehasta sehingga mereka masuk ke dalam lubang biawak … Hr. Bukhari dan muslim.

Al ankabut : 38.

0Shares

Muhammad Fadillah Arsa

Kreator Konten Daring dan Programmer. Bloger Bandung. Founder Forum Bloger ID. Saat ini sedang mengenyam pendidikan di Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Padjadjaran. Hubungi saya melalui email arsabandung@gmail.com . Selengkapnya di www.fadillaharsa.id

Mungkin Anda juga menyukai