YouTube, Cara Baru Promosi Produk di Era Kekinian

6Shares

Terkadang, saya merasa bahwa kemajuan teknologi di era digital/kekinian ini terlampau sangat cepat. Kayaknya baru kemarin deh saya merasa bangga dengan ponsel genggam kita yang mampu menjadi radio portable yang bisa kita dengarkan di mana saja kapan saja. Tapi sekarang teknologi semacam itu udah kita anggap biasa. Kayaknya baru kemarin juga deh kita merasa bahagia dengan adanya komputer yang bisa dijinjing alias laptop. Saat itu laptop kita anggap sebagai teknologi mahal nan canggih yang hanya bisa dimiliki oleh orang kaya raya saja. Tapi sekarang, dalam segenggam smartphone saja, kita sudah bisa melakukan berbagai fungsi komputer tanpa perlu repot bawa-bawa CPU. Hmm, namun beginilah eranya kita. Teknologi berkembang melesat sangat jauh hanya dalam kurun waktu per 5 tahun saja.

Tapi yang paling menarik bagi saya, kemajuan teknologi ini juga berdampak pada kultur masyarakat kita yang semakin gemar mengakses dunia maya. Yap, apalagi kalau bukan internet. Dari para pemuda yang memang sedang masa-masanya bereksplorasi, sampai emak-emak en bapak-bapak juga gak mau kalah gaulnya. Alhasil, terciptalah ekosistem dunia maya yang nampak menggiurkan bagi para pemilik produk.

Dengan banyaknya pengguna internet di Indonesia, memang sangat menjanjikan bagi para pemilik produk untuk bisa mempromosikan produk bisnisnya kepada masyarakat luas dengan biaya yang cukup terjangkau. Kini promosi tidak harus lagi merogoh kocek yang fantastis untuk bisa menembus televisi atau radio, cukup upload and share, semua sudah bisa terwakili. Hmm, hebat juga ya?

Kalau bicara tentang internet, Youtube adalah salah satu kata yang tidak boleh kita lewati. Karena pada faktanya, saat ini YouTube telah menjadi wahana yang sangat baik dan mengasyikan bagi seluruh kalangan. Dari mulai anak-anak, mereka bisa menonton vidio-vidio edukasi ataupun tontonan seru dengan YouTube. Pelajar dan mahasiswa saat ini pun terasa sangat dimanjakan dengan banyaknya konten informatif dan edukatif dari berbagai belahan dunia yang dapat menopang proses pendidikan mereka. Emak-emak di rumah juga bisa menikmati sajian vidio tutorial memasak masakan sehat yang bisa langsung mereka praktikan di rumah. Bagi saya, YouTube adalah media penjelajah dunia 🙂 .

“Ini adalah dampak sebuah platform terbuka. Ia mempersatukan dunia dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Tapi keterbukaan itu juga membawa tantangan karena ada pihak-pihak yang menyalahgunakan layanan kami.”
Susan Wojcicki – CEO Youtube

Sebetulnya, ada banyak fakta-fakta menarik dari media YouTube ini yang tidak banyak orang sadari. Kebanyakan orang hanya fokus untuk mengakses konten vidio hingga melupakan bahwa sejatinya Youtube bisa menjadi jalan menuju sukses bagi kita. Dan kamu harus tau fun fact itu!

  • Statistik YouTube pada akhir tahun 2015 mengklaim bahwa lebih dari 400 jam video diunggah ke situs per menit. ReelSEO memperkirakan bahwa ini sudah bisa meningkat hingga 500 jam video per menit.
  • Lebih dari satu miliar pengguna, pengguna YouTube meliputi lebih dari sepertiga dari seluruh populasi pengguna Internet. Hal ini menciptakan ekosistem internet yang sangat beragam dan multibudaya!
  • Sebagian besar pemirsa YouTube adalah pengguna ponsel pintar atau tablet, bukan laptop atau pc desktop.
  • Di seluler, pemirsa YouTube menghabiskan rata-rata 40 menit menonton konten setiap kali mereka membuka aplikasi.
  • Disaksikan oleh 1,8 milyar pengguna terdaftar setiap bulannya.

Dari beberapa fun fact di atas, nampaknya Youtube telah menjadi salah satu media promosi digital marketing yang baik digunakan oleh para pemilik produk/bisnis. Bahkan menurut Google sendiri, saat ini semakin banyak brand yang menyadari bahwa Youtube berpotensi untuk menarik konsumen. Menurut Google, makin banyak brand menyadari potensi YouTube untuk menarik konsumen lewat penyampaian pesan vidio yang kreatif. Video-vidio tersebut mereka katakan sukses meraih perhatian pengunjung dengan banyak memanfaatkan keadaan dengan strategi yang baik.

Meningkatkan Popularitas Produk

Yang pasti, dengan YouTube temen-temen bisa meningkatkan popularitas produk. Semakin populer produk yang temen-temen punya, maka semakin laris pula produk Sahabat. Maka tidak salah bukan, saat ini ada banyak sekali pemilik produk yang berkorban hingga bekerjasama dengan YouTuber hanya demi membuat vidio YouTube. Yeah! This is YouTube.

Mungkin tidak salah kalau kita coba belajar dari kesuksesan ruang guru dalam membangun brand. Mereka tidak melupakan keberadaan YouTube dan aktor ternama sebagai daya tarik. Cukup dengan menggandeng aktor ganteng dari kalangan muda, mereka bisa sukses meraup banyak tayangan YouTube hingga membantu meningkatkan popularitas produk mereka.

Promosi Kemampuan Diri

Selain untuk promosi produk, sejatinya saat ini YouTube pun banyak digunakan sebagai media promosi kemampuan diri. Coba kita lihat anak muda yang satu ini.

Yap, Bayu Eko Moektito namanya, dengan YouTube ia berhasil mempromosikan kepada dunia bahwa dirinya memiliki kemampuan dalam melakukan lawakan. Hingga tanpa disadari, berkat gencarnya promosi yang ia lakukan, saat ini ia bisa meraih sukses berkat keberadaan YouTube.


Saya sih berharap temen-temen gak telalu banyak buang-buang waktu dan menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Saatnya kamu bersuka ria bersama YouTube untuk menggali dan merangkai sejuta kisah indah di dalamnya.

Kata Google, untuk bisa menaklukan Youtube, kamu harus melakukan beberapa hal yang pada intinya berkaitan dengan peningkatan perhatian penonton agar terpikat dengan konten vidio kamu. Hmm, kira-kira apa saja ya?

Satu! Inovasi Baru

Ya ya ya, bicara vidio pasti bicara kreasi dan inovasi. Dalam pembuatan vidio jenis apapun, memang kita ditekankan untuk bisa membuat karya yang menumbuhkan minat tonton. Semakin menarik vidio yang bisa kita tampilkan, maka akan semakin banyak penonton yang mengerti dan terpikat dengan konten yang diberikan.

Jujur deh, mau gak sih kamu beli suatu produk yang ditawarkan oleh vidio gak jelas?

Ada banyak hal yang bisa kita eksplorasi untuk memunculkan inovasi baru dalam pembuatan konten vidio ini. Berikut beberapa diantaranya.

Efek Visual Yang Menarik

Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk memberikan daya tarik pada konten vidio kita adalah animasi dan efek-efek visual yang menarik. Kita bisa mengikuti kursus video editing untuk bisa mendapatkan ilmunya. Karena ilmu vidio editing ini terbilang susah en ngejelimet buat beberapa orang, apalagi yang memang jarang ngulik.

Untuk kamu yang berada di jakarta, depok, dan sekitarnya, saya rekomendasiin kamu buat gabung dengan Dumet School. Di sana kamu bisa mendapatkan bimbingan terbaik belajar sampe bisa dengan jadwal yang fleksibel. Temen-temen bisa liat detil kursusnya lewat tautan berikut.

Dumet School: Kursus Motion Graphic

Jalan Cerita yang Unik

Jalan cerita yang unik juga bisa bikin penonton tertarik dan betah untuk nonton vidio promosi kamu sampai selesai. Contoh dikit, siapa sih yang gak nagih nonton vidio promosi Ramayana? Unik banget kan?

Dibuat Sepenuh Hati

Saya sendiri sangat menyakini, kalau konten vidiomu dibuat dengan sepenuh hati, pasti hasilnya juga memuaskan. Toh pasti beda konten vidio yang dibuat asal menggunakan rekaman kamera smartphone dengan konten vidio yang dibuat lewat studio rekaman. Yoi?

Dua! Memanfaatkan Momen Kehidupan

Kata Google, konten-konten yang memanfaatkan momen kehidupan itu cenderung banyak yang nonton. Semisal konten berbau semangat yang dipublish di hari kemerdekaan, atau konten berbau rohani yang dipublish di bulan ramadhan.

Tiga! Penggunaan Sosok Selebritas Ternama

Gambar: Iqbal Ramadhan sebagai brand ambassador berhasil meningkatkan popularitas Ruang Guru | Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=vChO50IiD5w

Seperti yang telah saya singgung sebelumnya. Sosok selebritis ternama bisa menjadi modal kuat untuk menguatkan popularitas brand. Apalagi, pengguna YouTube kita cenderung hanya membuka jenis konten vidio YouTube yang ia sukai saja. Dengan menggaet sosok selebritas ternama, maka secara otomatis, maka akan semakin banyak pula penonton vidio kita.

Empat! Lakukan Eksperimen Durasi

Yang terakhir adalah melakukan eksperimen durasi. Caranya, coba temen-temen buat beberapa vidio dengan durasi tanyang yang berbeda. Lakukan analisa. Lebih banyak mana pengunjungnya: vidio berdurasi singkatkah? atau vidio berdurasi panjang?

Ada yang masih bingung dengan langkah-langkah upload vidio ke YouTube? Hmm, kayaknya sekalian aja ya saya ulas lagi tulisan saya ini.

Untuk membuat konten vidio promosi yang baik, saya sarankan temen-temen untuk ikuti langkah-langkah berikut.

  1. Persiapkan Media dan Kemampuan
    Pastikan temen-temen sudah memiliki alat dan media pendukung pembuatan vidio seperti laptop dan kamera bila perlu. Baik itu pinjam ataupun membeli baru. Jangan lupa juga untuk mengikuti kursus video editing, supaya temen-temen bisa ngebuat vidio yang keren sesuai dengan keinginan hati.
  2. Persiapkan Konsep dengan Matang
    Buat konsep vidio promosi yang akan dibuat. Gunanya, agar pada saat proses pembuatan, temen-temen memiliki patokan tujuan yang jelas.
  3. Buat Vidio dengan Hati
    Hehe, buat vidio bukan dengan hati ya?
  4. Evaluasi Hasil
    Ada baiknya, setelah vidio berhasil dibuat, temen-temen bisa melakukan evaluasi mengenai kelayakan vidio yang telah dibuat. Salah satu caranya: temen-temen bisa melakukan survey pada kawan terdekat.
  5. Publish Vidio ke Youtube
  6. Selesai deh!

Nah, untuk proses uploadnya sendiri terbilang mudah kok. Berikut panduan dari google. *kali aja gak tau, hehe

Panduan Upload Vidio YouTube
  1. Login ke YouTube.
  2. Di bagian atas halaman, klik Upload .
  3. Pilih Upload video.
  4. Sebelum mulai mengupload video, Anda dapat memilih setelan privasi video.
  5. Pilih video yang ingin diupload dari komputer. Anda juga dapat mengimpor video dari Google Foto.
  6. Saat video diupload, Anda dapat mengedit informasi dasar dan setelan lanjutan untuk video tersebut, serta menentukan apakah ingin mengirimkan notifikasi kepada subscriber atau tidak (jika Anda menghapus centang opsi ini, subscriber tidak akan mendapatkan notifikasi). Partner juga dapat menyesuaikan setelan Monetisasi. Anda dapat membuat judul dengan panjang hingga 100 karakter dan deskripsi hingga 5.000 karakter.
  7. Klik Publikasikan untuk menyelesaikan proses upload video publik ke YouTube. Jika Anda mengatur setelan privasi video ke Pribadi atau Tidak Publik, cukup klik Selesai untuk menyelesaikan upload, atau klik Bagikan untuk berbagi video secara pribadi.
  8. Jika Anda belum mengklik Publikasikan, video tidak dapat dilihat orang lain. Anda dapat memublikasikan video kapan saja di Pengelola Video.

Mudah bukan? Yuk bikin vidio promosi kreatif dan inovatifmu dan lalu upload ke YouTube! Semoga sukses 🙂

Tulisan ini ditulis berdasarkan pengalaman dan pengetahuan penulis, serta sumber-sumber referensi di bawah ini.

  • https://tekno.kompas.com/read/2018/05/04/14250087/berapa-banyak-orang-yang-menonton-youtube-setiap-harinya-
  • https://id.techinasia.com/fakta-perkembangan-youtube-di-indonesia
  • https://www.dumetschool.com/motion-graphic

Gambar fitur pada tulisan ini diolah menggunakan sumber gambar berlisensi gratis freeepik.com

6Shares

Muhammad Fadillah Arsa

Kreator Konten Daring dan Programmer. Bloger Bandung. Saat ini sedang mengenyam pendidikan di Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Padjadjaran. Hubungi saya melalui email arsabandung@gmail.com . Selengkapnya di www.fadillaharsa.id

Mungkin Anda juga menyukai