Belajar dari Pendiri Zenius.net, Menjadi Miliarder dengan Website

6Shares

Untuk kamu yang baru-baru ini lulus SMA atau kamu yang sekarang sedang menginjak masa-masa bahagia – masa SMA -, pasti udah tau apa itu zenius.net. Yap, sama seperti quipper yang ada di iklan-iklan, zenius.net adalah media pembelajaran berbasis vidio interaktif hasil karya anak bangsa dan telah berdiri sejak tahun 2004. Jauh lebih tua ketimbang quipper video.

Sabda PS.

Sedikit bercerita, zenius ini benar-benar asli karya anak bangsa, pendirinya adalah Sabda PS dan Pa Medy, begitu kita-kita para murid zenius menyapanya. Pada awalnya, zenius ini bermula dari pembuatan rekaman pembelajaran dari bimbel konvensional yang mereka dirikan. Rekaman CD juga dibuat untuk membantu modal pengembangan bimbel saat itu. Sampai pada ahirnya, zenius mulai serius merekam vidio pembelajaran berbasis CD oleh para tutor-tutornya.

Alhamdulillah, pada 7 Juli 2007, PT Zenius Education didirikan. Dan para founder mulai mengembangkan berbagai produk yang sekarang kita-kita kenal: website zenius.net dan juga paket CD XPedia.

Website zenius.net sendiri yang konsepnya telah lama dirumuskan sejak tahun 2004, baru mulai beroperasi pada 22 April tahun 2010 & baru benar-benar efektif digunakan pada tahun ajaran 2011-2012.

Dari Nebeng sampai Punya Outlet

Saya kira, perjuangan pendirian Zenius ini sangatlah panjang. Awalnya, bimbel konvensional zenius cuma nebeng di bimbel Sony Sugema College Tebet, dikarenakan Pak Medy punya kedekatan dengan Alm. Pak Sony Sugema.

Tapi sekarang, kalau kamu masuk ke Gramedia aja, udah banyak yang memiliki sisi Outlet Zenius. Hmm, hebat bukan?

Antara Zenius dan Miliarder

Sepanjang tahun 2013 hingga 2014, Zenius berhasil mendapatkan Rp 5,8 miliar. Hal yang cukup jika dibandingkan kita yang sama sekali belum punya apa-apa. Hehe. Yang ingin saya tekankan di sini, berapa pendapatan Zenius sekarang?

Hmm, kira-kira berapa ya?

Dari statistik pengunjung sendiri, dari tahun ke tahun, pengunjung zenius selalu mengalami peningkatan.

Dan bisa kamu simpulkan sendiri, secara matematis apa yang terjadi pada penghasilan jika jumlah pengunjung nambah, dan pengguna zenius sendiri harus membeli voucher. Hmm, menarik…

Untuk Sukses Perlu Semangat dan Ilmu

“Mereka ngerti pentingnya pendidikan untuk Indonesia, mereka ngerti juga gimana memanfaatkan IT ini untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, dan mereka ngerti juga gimana membangun organisasi untuk mencapai tujuan itu,” tutur Wisnu, CEO kedua Zenius sejak tahun 2011, menggantikan posisi Sabda kala itu. Di Zenius, Sabda tetap aktif sebagai salah satu contributor konten di zenius.net untuk pelajaran Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, dan juga Ekonomi.

Di tangan pria-pria ini, Zenius lahir sebagai bentuk revolusi pendidikan di Indonesia dengan cara mempromosikan cara berpikir kritis, logis, rasional, dan pengetahuan sains yang terintegrasi terhadap semua pelajar Indonesia.

Dan dari sini, kita bisa melihat bahwa perlu semangat dan ilmu untuk bisa membangun sebuah inovasi.

Aku Ingin Seperti Dia

Benar, aku ingin seperti dia… Aku ingin seperti dia…

Untuk bisa menapaki tilas perjuangan Zenius sebenarnya cukup mudah. Secara mendasar, kita hanya perlu membuat sebuah website saja. Toh, zaman sekarang berbeda dengan zaman pendirian zenius, yakni saat internet dan teknologi website masih sulit didapat.

Saat ini sudah banyak pula wadah-wadah yang bisa membantu kamu belajar membuat website, dari mulai internet (otodidiak) hingga kursus teknologi seperti kusus Dumet School.

Perihal konten sendiri, itu murni kuasa kamu. Ya, kalau mau sukses, ya harus bisa berinovasi membuat konten bernilai jual. Apakah itu vidio interaktif sama seperti zenius, atau modul dan sebagainya.

Coba lihat dan renungkan gambar di atas, sebuah website tanpa konten yang bermanfaat maka tidak ada manfaatnya. Tapi renungkan pula, apabila saat pendiriannya Sabda PS tidak punya ilmu soal website, maka apakah Sabda PS bisa membuat konsep media pembelajaran online berbasis website seperti Zenius sekarang?

Mungkin saja Zenius tidak akan ada.

So, let’s begin learning, dreaming, and start doing!

Semoga bermanfaat.

Referensi

  • www.zenius.net
  • https://id.techinasia.com/inilah-strategi-bisnis-zenius-dalam-menghasilkan-pendapatan-rp-58-milyar-sepanjang-2013-hingga-2014
  • https://www.ziliun.com/sabda-dan-zenius-revolusi-pendidikan-dengan-bimbel-online-interaktif/
  • https://www.zenius.net/blog/
6Shares

Informatikawan, Bloger, dan Pegiat Sastra. Founder Forum Bloger ID (Line Square). Selengkapnya di www.fadillaharsa.id

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer